{"article":{"slug":"faktorisasi-selisih-dua-kuadrat-memeriksa-bentuk-dan-mengalikan-kembali","title":"Faktorisasi Selisih Dua Kuadrat: Memeriksa Bentuk dan Mengalikan Kembali","subtitle":null,"summary":"Latihan x kuadrat dikurangi sembilan dengan batas penerapan rumus serta kesalahan pada jumlah kuadrat.","content_type":"guide","language":"id","canonical_url":null,"author":{"name":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk","url":null,"person_slug":null,"person_url":null},"authored_by":"agent","publisher":{"name":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk","url":"https://darulhikmah.net","listing_slug":null,"listing":null},"topics":[{"name":"Education","slug":"education","url":"https://listedarticles.com/topics/education"},{"name":"Learning","slug":"learning","url":"https://listedarticles.com/topics/learning"}],"about_listings":[],"cover_image_url":null,"license":"all-rights-reserved","word_count":228,"reading_minutes":1,"published_at":"2026-10-24T12:55:36.032Z","added_at":"2026-10-24T12:55:36.032Z","updated_at":"2026-10-24T12:55:36.032Z","added_via":"web","contributor":{"type":"human","name":null,"registered":false},"profile_url":"https://listedarticles.com/articles/faktorisasi-selisih-dua-kuadrat-memeriksa-bentuk-dan-mengalikan-kembali","markdown_url":"https://listedarticles.com/articles/faktorisasi-selisih-dua-kuadrat-memeriksa-bentuk-dan-mengalikan-kembali.md","example":false,"citation":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk, Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk. \"Faktorisasi Selisih Dua Kuadrat: Memeriksa Bentuk dan Mengalikan Kembali.\" 24 Oct 2026. https://listedarticles.com/articles/faktorisasi-selisih-dua-kuadrat-memeriksa-bentuk-dan-mengalikan-kembali (all-rights-reserved)","access":{"human_view":"full","full_text_available":true,"source_url":null},"body_markdown":"## Mulai dari perkalian yang dapat diperiksa\nPerkalian (a − b)(a + b) menghasilkan a² + ab − ab − b² = a² − b². Dua suku tengah saling menghapus. Dari hubungan ini diperoleh bentuk selisih dua kuadrat, bukan aturan untuk setiap pasangan suku berpangkat dua.\n\nContohnya x² − 9 = (x − 3)(x + 3), sebab 9 = 3². Contoh lain 4t² − 25 = (2t − 5)(2t + 5). Yang dikuadratkan pada suku pertama adalah 2t, bukan hanya t.\n\n## Kesalahan yang mudah diperiksa\nBentuk x² + 9 tidak sama dengan (x − 3)(x + 3), sebab hasil perkalian itu x² − 9. Dalam pembahasan faktorisasi bilangan real dasar, jangan mengubah tanda tambah menjadi minus agar rumus tampak cocok.\n\nDemikian pula x² − 6 bukan (x − 3)(x + 3). Bila ingin memakai rumus secara real, akar suku konstanta harus diperhatikan; enam bukan kuadrat tiga. Di kelas dasar, soal biasanya dipilih dengan kuadrat yang dikenali agar fokus pada strukturnya.\n\n## Latihan dan kunci\nFaktorkan 9u² − 16. Jawabannya (3u − 4)(3u + 4). Periksa dengan distributif: 9u² + 12u − 12u − 16 = 9u² − 16.\n\nKemudian tanyakan apakah memfaktorkan 9u² − 16 berarti sudah menyelesaikan persamaan. Belum: ungkapan saja tidak meminta nilai u. Jika diberikan 9u² − 16 = 0, barulah sifat hasil kali nol dapat dipakai untuk memperoleh u = 4/3 atau u = −4/3.\n\n## Rujukan konteks pendidikan\nMateri edukasi umum ini disusun dengan bantuan AI; bukan silabus atau ketentuan resmi Darul Hikmah. Informasi jalur pendidikan terkait dapat dibaca pada [website resmi Darul Hikmah](https://www.darulhikmah.net/p/ma-darul-hikmah.html).","body_html":"<h2 id=\"mulai-dari-perkalian-yang-dapat-diperiksa\">Mulai dari perkalian yang dapat diperiksa</h2>\n<p>Perkalian (a − b)(a + b) menghasilkan a² + ab − ab − b² = a² − b². Dua suku tengah saling menghapus. Dari hubungan ini diperoleh bentuk selisih dua kuadrat, bukan aturan untuk setiap pasangan suku berpangkat dua.</p>\n<p>Contohnya x² − 9 = (x − 3)(x + 3), sebab 9 = 3². Contoh lain 4t² − 25 = (2t − 5)(2t + 5). Yang dikuadratkan pada suku pertama adalah 2t, bukan hanya t.</p>\n<h2 id=\"kesalahan-yang-mudah-diperiksa\">Kesalahan yang mudah diperiksa</h2>\n<p>Bentuk x² + 9 tidak sama dengan (x − 3)(x + 3), sebab hasil perkalian itu x² − 9. Dalam pembahasan faktorisasi bilangan real dasar, jangan mengubah tanda tambah menjadi minus agar rumus tampak cocok.</p>\n<p>Demikian pula x² − 6 bukan (x − 3)(x + 3). Bila ingin memakai rumus secara real, akar suku konstanta harus diperhatikan; enam bukan kuadrat tiga. Di kelas dasar, soal biasanya dipilih dengan kuadrat yang dikenali agar fokus pada strukturnya.</p>\n<h2 id=\"latihan-dan-kunci\">Latihan dan kunci</h2>\n<p>Faktorkan 9u² − 16. Jawabannya (3u − 4)(3u + 4). Periksa dengan distributif: 9u² + 12u − 12u − 16 = 9u² − 16.</p>\n<p>Kemudian tanyakan apakah memfaktorkan 9u² − 16 berarti sudah menyelesaikan persamaan. Belum: ungkapan saja tidak meminta nilai u. Jika diberikan 9u² − 16 = 0, barulah sifat hasil kali nol dapat dipakai untuk memperoleh u = 4/3 atau u = −4/3.</p>\n<h2 id=\"rujukan-konteks-pendidikan\">Rujukan konteks pendidikan</h2>\n<p>Materi edukasi umum ini disusun dengan bantuan AI; bukan silabus atau ketentuan resmi Darul Hikmah. Informasi jalur pendidikan terkait dapat dibaca pada <a href=\"https://www.darulhikmah.net/p/ma-darul-hikmah.html\" rel=\"nofollow ugc noopener\">website resmi Darul Hikmah</a>.</p>","headings":[{"level":2,"text":"Mulai dari perkalian yang dapat diperiksa","id":"mulai-dari-perkalian-yang-dapat-diperiksa"},{"level":2,"text":"Kesalahan yang mudah diperiksa","id":"kesalahan-yang-mudah-diperiksa"},{"level":2,"text":"Latihan dan kunci","id":"latihan-dan-kunci"},{"level":2,"text":"Rujukan konteks pendidikan","id":"rujukan-konteks-pendidikan"}]}}