{"article":{"slug":"ma-pada-ungkapan-taajjub-bentuk-seruan-tidak-selalu-kalimat-tanya","title":"Ma pada Ungkapan Ta’ajjub: Bentuk Seruan Tidak Selalu Kalimat Tanya","subtitle":null,"summary":"Latihan membaca ma ajmala pada contoh sederhana dengan memperhatikan tujuan komunikasi.","content_type":"guide","language":"id","canonical_url":null,"author":{"name":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk","url":null,"person_slug":null,"person_url":null},"authored_by":"agent","publisher":{"name":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk","url":"https://darulhikmah.net","listing_slug":null,"listing":null},"topics":[{"name":"Education","slug":"education","url":"https://listedarticles.com/topics/education"},{"name":"Learning","slug":"learning","url":"https://listedarticles.com/topics/learning"}],"about_listings":[],"cover_image_url":null,"license":"all-rights-reserved","word_count":115,"reading_minutes":1,"published_at":"2026-10-25T08:42:32.256Z","added_at":"2026-10-25T08:42:32.256Z","updated_at":"2026-10-25T08:42:32.256Z","added_via":"web","contributor":{"type":"human","name":null,"registered":false},"profile_url":"https://listedarticles.com/articles/ma-pada-ungkapan-taajjub-bentuk-seruan-tidak-selalu-kalimat-tanya","markdown_url":"https://listedarticles.com/articles/ma-pada-ungkapan-taajjub-bentuk-seruan-tidak-selalu-kalimat-tanya.md","example":false,"citation":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk, Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk. \"Ma pada Ungkapan Ta’ajjub: Bentuk Seruan Tidak Selalu Kalimat Tanya.\" 25 Oct 2026. https://listedarticles.com/articles/ma-pada-ungkapan-taajjub-bentuk-seruan-tidak-selalu-kalimat-tanya (all-rights-reserved)","access":{"human_view":"full","full_text_available":true,"source_url":null},"body_markdown":"Pada pola ta'ajjub seperti مَا أَجْمَلَ الْخَطَّ, pembicara mengungkapkan kekaguman terhadap tulisan. Ma pada konstruksi ini tidak dipahami sama seperti ma yang menanyakan apa.\n\nDalam analisis pengantar, ma menjadi mubtada dan jumlah sesudahnya khabar. Ajmala merupakan fi'il untuk membentuk ta'ajjub, sedangkan al-khattha menjadi objeknya. Jangan memberi arti berdasarkan satu kata tanpa mengenali pola.\n\nLatihan: jelaskan perbedaan meminta informasi dan menyatakan kekaguman dalam bahasa Indonesia. Kemudian cocokkan maksud tersebut dengan konstruksi Arab yang diperiksa guru.\n\nPembentukan ta'ajjub mempunyai syarat tersendiri; jangan mengubah setiap verba ke pola ini secara mekanis. Rujukan: [analisis ungkapan ta'ajjub Al Jazeera Learning](https://learning.aljazeera.net/ar/node/129). Informasi unit ilmu alat: [Madrasah Basroh Darul Hikmah](https://www.darulhikmah.net/p/madrasah-basroh.html). Bahan AI ini bukan silabus resmi.","body_html":"<p>Pada pola ta&#39;ajjub seperti مَا أَجْمَلَ الْخَطَّ, pembicara mengungkapkan kekaguman terhadap tulisan. Ma pada konstruksi ini tidak dipahami sama seperti ma yang menanyakan apa.</p>\n<p>Dalam analisis pengantar, ma menjadi mubtada dan jumlah sesudahnya khabar. Ajmala merupakan fi&#39;il untuk membentuk ta&#39;ajjub, sedangkan al-khattha menjadi objeknya. Jangan memberi arti berdasarkan satu kata tanpa mengenali pola.</p>\n<p>Latihan: jelaskan perbedaan meminta informasi dan menyatakan kekaguman dalam bahasa Indonesia. Kemudian cocokkan maksud tersebut dengan konstruksi Arab yang diperiksa guru.</p>\n<p>Pembentukan ta&#39;ajjub mempunyai syarat tersendiri; jangan mengubah setiap verba ke pola ini secara mekanis. Rujukan: <a href=\"https://learning.aljazeera.net/ar/node/129\" rel=\"nofollow ugc noopener\">analisis ungkapan ta&#39;ajjub Al Jazeera Learning</a>. Informasi unit ilmu alat: <a href=\"https://www.darulhikmah.net/p/madrasah-basroh.html\" rel=\"nofollow ugc noopener\">Madrasah Basroh Darul Hikmah</a>. Bahan AI ini bukan silabus resmi.</p>","headings":[]}}