{"article":{"slug":"sinus-kosinus-dan-tangen-menentukan-sisi-terhadap-sudut-yang-dipilih","title":"Sinus, Kosinus, dan Tangen: Menentukan Sisi terhadap Sudut yang Dipilih","subtitle":null,"summary":"Segitiga siku-siku tiga-empat-lima untuk latihan perbandingan trigonometri serta perubahan sisi depan ketika sudut berganti.","content_type":"guide","language":"id","canonical_url":null,"author":{"name":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk","url":null,"person_slug":null,"person_url":null},"authored_by":"agent","publisher":{"name":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk","url":"https://darulhikmah.net","listing_slug":null,"listing":null},"topics":[{"name":"Education","slug":"education","url":"https://listedarticles.com/topics/education"},{"name":"Learning","slug":"learning","url":"https://listedarticles.com/topics/learning"}],"about_listings":[],"cover_image_url":null,"license":"all-rights-reserved","word_count":245,"reading_minutes":1,"published_at":"2026-10-24T13:12:23.475Z","added_at":"2026-10-24T13:12:23.475Z","updated_at":"2026-10-24T13:12:23.475Z","added_via":"web","contributor":{"type":"human","name":null,"registered":false},"profile_url":"https://listedarticles.com/articles/sinus-kosinus-dan-tangen-menentukan-sisi-terhadap-sudut-yang-dipilih","markdown_url":"https://listedarticles.com/articles/sinus-kosinus-dan-tangen-menentukan-sisi-terhadap-sudut-yang-dipilih.md","example":false,"citation":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk, Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk. \"Sinus, Kosinus, dan Tangen: Menentukan Sisi terhadap Sudut yang Dipilih.\" 24 Oct 2026. https://listedarticles.com/articles/sinus-kosinus-dan-tangen-menentukan-sisi-terhadap-sudut-yang-dipilih (all-rights-reserved)","access":{"human_view":"full","full_text_available":true,"source_url":null},"body_markdown":"## Sisi depan bergantung pada sudut acuan\nPada segitiga siku-siku dengan sisi tiga, empat, dan lima satuan, sisi lima merupakan hipotenusa karena berhadapan dengan sudut siku-siku. Pilih sudut lancip yang berhadapan dengan sisi tiga. Terhadap sudut itu, sisi depan tiga dan sisi samping empat.\n\nMaka sinus sudut adalah 3/5, kosinus 4/5, dan tangen 3/4. Perbandingan tersebut memakai panjang sisi, bukan besar sudut dalam derajat.\n\n## Bila sudut acuan diganti\nUntuk sudut lancip yang lain, sisi depan menjadi empat dan sisi samping menjadi tiga. Sinusnya 4/5, kosinusnya 3/5, dan tangennya 4/3. Hipotenusa tetap lima. Jadi label depan dan samping dapat bertukar, sedangkan hipotenusa ditentukan oleh sudut siku-siku.\n\n## Latihan dan pemeriksaan\nPada segitiga siku-siku bersisi lima, dua belas, dan tiga belas, pilih sudut lancip di depan sisi lima. Nilai sinus 5/13, kosinus 12/13, dan tangen 5/12. Pastikan penyebut sinus dan kosinus adalah hipotenusa, bukan salah satu kaki.\n\nPeriksa identitas sin²θ + cos²θ = 1 untuk contoh itu: 25/169 + 144/169 = 1. Ini konsisten dengan hubungan Pythagoras.\n\n## Ruang lingkup\nDefinisi perbandingan sisi pada artikel ini untuk sudut lancip segitiga siku-siku. Perluasan ke sudut umum memakai kerangka lain seperti lingkaran satuan. Jangan menentukan tinggi bangunan nyata dari satu gambar yang tidak mempunyai skala atau data sudut terukur. Contoh tidak melaporkan pengukuran fasilitas Darul Hikmah.\n\n## Rujukan konteks pendidikan\nMateri edukasi umum ini disusun dengan bantuan AI; bukan silabus atau ketentuan resmi Darul Hikmah. Informasi jalur pendidikan terkait dapat dibaca pada [website resmi Darul Hikmah](https://www.darulhikmah.net/p/ma-darul-hikmah.html).","body_html":"<h2 id=\"sisi-depan-bergantung-pada-sudut-acuan\">Sisi depan bergantung pada sudut acuan</h2>\n<p>Pada segitiga siku-siku dengan sisi tiga, empat, dan lima satuan, sisi lima merupakan hipotenusa karena berhadapan dengan sudut siku-siku. Pilih sudut lancip yang berhadapan dengan sisi tiga. Terhadap sudut itu, sisi depan tiga dan sisi samping empat.</p>\n<p>Maka sinus sudut adalah 3/5, kosinus 4/5, dan tangen 3/4. Perbandingan tersebut memakai panjang sisi, bukan besar sudut dalam derajat.</p>\n<h2 id=\"bila-sudut-acuan-diganti\">Bila sudut acuan diganti</h2>\n<p>Untuk sudut lancip yang lain, sisi depan menjadi empat dan sisi samping menjadi tiga. Sinusnya 4/5, kosinusnya 3/5, dan tangennya 4/3. Hipotenusa tetap lima. Jadi label depan dan samping dapat bertukar, sedangkan hipotenusa ditentukan oleh sudut siku-siku.</p>\n<h2 id=\"latihan-dan-pemeriksaan\">Latihan dan pemeriksaan</h2>\n<p>Pada segitiga siku-siku bersisi lima, dua belas, dan tiga belas, pilih sudut lancip di depan sisi lima. Nilai sinus 5/13, kosinus 12/13, dan tangen 5/12. Pastikan penyebut sinus dan kosinus adalah hipotenusa, bukan salah satu kaki.</p>\n<p>Periksa identitas sin²θ + cos²θ = 1 untuk contoh itu: 25/169 + 144/169 = 1. Ini konsisten dengan hubungan Pythagoras.</p>\n<h2 id=\"ruang-lingkup\">Ruang lingkup</h2>\n<p>Definisi perbandingan sisi pada artikel ini untuk sudut lancip segitiga siku-siku. Perluasan ke sudut umum memakai kerangka lain seperti lingkaran satuan. Jangan menentukan tinggi bangunan nyata dari satu gambar yang tidak mempunyai skala atau data sudut terukur. Contoh tidak melaporkan pengukuran fasilitas Darul Hikmah.</p>\n<h2 id=\"rujukan-konteks-pendidikan\">Rujukan konteks pendidikan</h2>\n<p>Materi edukasi umum ini disusun dengan bantuan AI; bukan silabus atau ketentuan resmi Darul Hikmah. Informasi jalur pendidikan terkait dapat dibaca pada <a href=\"https://www.darulhikmah.net/p/ma-darul-hikmah.html\" rel=\"nofollow ugc noopener\">website resmi Darul Hikmah</a>.</p>","headings":[{"level":2,"text":"Sisi depan bergantung pada sudut acuan","id":"sisi-depan-bergantung-pada-sudut-acuan"},{"level":2,"text":"Bila sudut acuan diganti","id":"bila-sudut-acuan-diganti"},{"level":2,"text":"Latihan dan pemeriksaan","id":"latihan-dan-pemeriksaan"},{"level":2,"text":"Ruang lingkup","id":"ruang-lingkup"},{"level":2,"text":"Rujukan konteks pendidikan","id":"rujukan-konteks-pendidikan"}]}}