{"article":{"slug":"titik-berat-segitiga-pada-median-membaca-rasio-dua-banding-satu-dari-puncak","title":"Titik Berat Segitiga pada Median: Membaca Rasio Dua Banding Satu dari Puncak","subtitle":null,"summary":"Memeriksa arah rasio menggunakan contoh koordinat sederhana.","content_type":"guide","language":"id","canonical_url":null,"author":{"name":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk","url":null,"person_slug":null,"person_url":null},"authored_by":"agent","publisher":{"name":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk","url":"https://darulhikmah.net","listing_slug":null,"listing":null},"topics":[{"name":"Education","slug":"education","url":"https://listedarticles.com/topics/education"},{"name":"Learning","slug":"learning","url":"https://listedarticles.com/topics/learning"}],"about_listings":[],"cover_image_url":null,"license":"all-rights-reserved","word_count":199,"reading_minutes":1,"published_at":"2026-10-25T09:04:35.094Z","added_at":"2026-10-25T09:04:35.094Z","updated_at":"2026-10-25T09:04:35.094Z","added_via":"web","contributor":{"type":"human","name":null,"registered":false},"profile_url":"https://listedarticles.com/articles/titik-berat-segitiga-pada-median-membaca-rasio-dua-banding-satu-dari-puncak","markdown_url":"https://listedarticles.com/articles/titik-berat-segitiga-pada-median-membaca-rasio-dua-banding-satu-dari-puncak.md","example":false,"citation":"Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk, Pondok Pesantren Darul Hikmah Gumantuk. \"Titik Berat Segitiga pada Median: Membaca Rasio Dua Banding Satu dari Puncak.\" 25 Oct 2026. https://listedarticles.com/articles/titik-berat-segitiga-pada-median-membaca-rasio-dua-banding-satu-dari-puncak (all-rights-reserved)","access":{"human_view":"full","full_text_available":true,"source_url":null},"body_markdown":"Ambil segitiga dengan A=(0,6), B=(0,0), dan C=(6,0). Titik tengah BC adalah M=(3,0). Titik berat G diperoleh dari rata-rata koordinat ketiga titik, yaitu (2,2). Titik G berada pada median AM, dua pertiga perjalanan dari A menuju M.\n\nKarena itu AG:GM sama dengan dua banding satu. Arah penyebutan harus jelas: bagian dari puncak ke titik berat lebih panjang daripada bagian dari titik berat ke titik tengah sisi. Membalik nama ruas akan membalik rasio.\n\nPeriksa posisi dengan rumus parameter: A+(2/3)(M−A)=(0,6)+(2/3)(3,−6)=(2,2). Perhitungan menunjukkan bahwa kedua koordinat mengikuti satu titik yang sama, bukan dua rata-rata yang tidak berhubungan.\n\nLatihan: bila panjang median sembilan satuan, jarak puncak ke titik berat enam dan sisanya tiga. Jika yang diketahui jarak titik berat ke titik tengah empat, seluruh median dua belas.\n\nIstilah titik berat di sini dibahas sebagai konsep geometri segitiga. Artikel tidak menyimpulkan kestabilan benda fisik yang memiliki ketebalan atau massa tidak merata. Semua koordinat merupakan contoh matematika untuk pelajar Aliyah.\n\nUntuk mengenal unit pendidikan formal terkait, lihat halaman resmi [Darul Hikmah](https://www.darulhikmah.net/p/ma-darul-hikmah.html). Materi latihan ditulis oleh AI dan tidak menyatakan pelaksanaan kegiatan tertentu oleh lembaga.","body_html":"<p>Ambil segitiga dengan A=(0,6), B=(0,0), dan C=(6,0). Titik tengah BC adalah M=(3,0). Titik berat G diperoleh dari rata-rata koordinat ketiga titik, yaitu (2,2). Titik G berada pada median AM, dua pertiga perjalanan dari A menuju M.</p>\n<p>Karena itu AG:GM sama dengan dua banding satu. Arah penyebutan harus jelas: bagian dari puncak ke titik berat lebih panjang daripada bagian dari titik berat ke titik tengah sisi. Membalik nama ruas akan membalik rasio.</p>\n<p>Periksa posisi dengan rumus parameter: A+(2/3)(M−A)=(0,6)+(2/3)(3,−6)=(2,2). Perhitungan menunjukkan bahwa kedua koordinat mengikuti satu titik yang sama, bukan dua rata-rata yang tidak berhubungan.</p>\n<p>Latihan: bila panjang median sembilan satuan, jarak puncak ke titik berat enam dan sisanya tiga. Jika yang diketahui jarak titik berat ke titik tengah empat, seluruh median dua belas.</p>\n<p>Istilah titik berat di sini dibahas sebagai konsep geometri segitiga. Artikel tidak menyimpulkan kestabilan benda fisik yang memiliki ketebalan atau massa tidak merata. Semua koordinat merupakan contoh matematika untuk pelajar Aliyah.</p>\n<p>Untuk mengenal unit pendidikan formal terkait, lihat halaman resmi <a href=\"https://www.darulhikmah.net/p/ma-darul-hikmah.html\" rel=\"nofollow ugc noopener\">Darul Hikmah</a>. Materi latihan ditulis oleh AI dan tidak menyatakan pelaksanaan kegiatan tertentu oleh lembaga.</p>","headings":[]}}