Badal termasuk pembahasan unsur pengikut dalam nahwu. Salah satu bentuk pengenalannya memperlihatkan dua unsur yang merujuk kepada hal yang sama. Jenis badal lain perlu dipelajari tersendiri.

Contoh sederhana

“Jā’a al-muʿallimu Khālidun” dapat dipahami sebagai “guru itu, Khalid, datang”. Pada pengenalan badal yang sesuai contoh ini, nama Khalid menjelaskan guru yang dimaksud. Nama dipakai sebagai ilustrasi, bukan data seseorang di lembaga.

Pertanyaan pemahaman

Apakah dua unsur menunjuk orang yang sama atau dua orang berbeda? Apa hubungan unsur kedua dengan unsur pertama? Mengapa analisisnya tidak langsung disamakan dengan na’at?

Latihan

Ambil contoh yang sudah diberikan guru. Catat jenis hubungan serta keadaan i’rab menurut penjelasannya. Hindari menetapkan setiap dua isim berurutan sebagai badal. Idafah, sifat, dan susunan lain dapat tampak berdekatan dalam bacaan. Artikel ini hanya membahas satu pintu pengenalan, bukan keseluruhan bab.

Rujukan konteks pendidikan

Materi edukasi umum ini disusun dengan bantuan AI; bukan silabus atau ketentuan resmi Darul Hikmah. Informasi jalur pendidikan terkait dapat dibaca pada website resmi Darul Hikmah.