Bentuk mirip, pekerjaan berbeda

“Di kelas” menyatakan tempat sehingga di ditulis terpisah. “Dibaca” merupakan kata kerja berawalan di- sehingga dirangkai. Perbedaan penulisan mengikuti fungsi, bukan panjang kata sesudahnya.

Bandingkan “Buku itu dibaca di perpustakaan.” Dibaca menerangkan tindakan pasif terhadap buku, sedangkan di perpustakaan menerangkan tempat. Satu kalimat dapat memuat kedua bentuk sekaligus.

Dua pemeriksaan sederhana

Untuk banyak contoh kata kerja, bentuk berawalan di- mempunyai pasangan aktif berawalan meN-, misalnya ditulis–menulis dan dibaca–membaca. Uji ini membantu, tetapi jangan menggantikan pemeriksaan kamus ketika bentuknya meragukan.

Untuk kata depan tempat, coba ganti di dengan ke atau dari pada susunan yang masuk akal: di sekolah, ke sekolah, dari sekolah. Tidak semua penggantian harus menghasilkan kalimat lengkap yang sama makna; tujuannya mengenali fungsi tempat.

Latihan menyunting

Perbaiki kalimat “Catatan itu di simpan dilemari.” Jawaban: “Catatan itu disimpan di lemari.” Simpan adalah tindakan pada catatan, sedangkan lemari tempatnya. Perbaiki “Di halaman buku tertulis nama pemilik.” Penulisan di halaman sudah terpisah karena menunjukkan lokasi tulisan pada halaman.

Mintalah pelajar menjelaskan alasan setiap perubahan. Menggabungkan atau memisahkan semua di sekaligus tidak menyelesaikan masalah.

Meninjau dokumen akhir

Gunakan pencarian di penyunting untuk menemukan calon bentuk yang meragukan, lalu baca konteksnya satu per satu. Penggantian otomatis massal berisiko mengubah bagian yang sudah benar. Latihan ini contoh umum penulisan bahasa Indonesia untuk pelajaran formal dan tidak mengutip tugas siswa tertentu.

Rujukan konteks pendidikan

Materi edukasi umum ini disusun dengan bantuan AI; bukan silabus atau ketentuan resmi Darul Hikmah. Informasi jalur pendidikan terkait dapat dibaca pada website resmi Darul Hikmah.