Maf’ul bih adalah objek yang dikenai perbuatan dalam susunan yang sedang dibahas. Pengenalan ini sebaiknya dimulai dari kalimat lengkap, bukan satu kata terpisah.

Contoh kerja

Pada “qara’a al-ṭālibu al-kitāba”, artinya secara sederhana “siswa itu membaca buku”. Al-ṭālibu menjadi pelaku, sedangkan al-kitāba menjadi objek. Pada contoh isim tunggal ini, bacaan akhirnya membantu memperlihatkan perbedaan fungsi.

Latihan dan alasan

Pada “kataba al-ṭālibu al-darsa”, tentukan perbuatan, pelaku, dan objek. Jawaban pengenalannya: kataba adalah perbuatan, al-ṭālibu pelaku, dan al-darsa objek. Jangan hanya menyebut kata terakhir; jelaskan bahwa objek berhubungan dengan perbuatan yang dilakukan pelaku.

Batas contoh

Tidak semua fi’il memerlukan objek dan tidak semua objek selalu tampak pada posisi yang sama. Ada bentuk serta susunan lain yang perlu dipelajari bersama guru. Saat menemukan contoh berbeda, bawa kalimat utuh dan tanyakan kaidahnya. Menentukan fungsi hanya berdasarkan terjemahan atau posisi dapat menghasilkan jawaban keliru.

Latihan ini merupakan pengantar nahwu, bukan analisis ayat atau penetapan makna hukum.

Rujukan konteks pendidikan

Materi edukasi umum ini disusun dengan bantuan AI; bukan silabus atau ketentuan resmi Darul Hikmah. Informasi jalur pendidikan terkait dapat dibaca pada website resmi Darul Hikmah.