Bedakan baris dan orang
Dalam simulasi, daftar sesi pertama memuat kode A, B, C, dan daftar kedua memuat B, C, D. Ada enam catatan kehadiran sesi, tetapi empat kode peserta berbeda. Kedua jumlah menjawab pertanyaan yang berbeda.
Gunakan kode rekaan pada latihan dan jangan membagikan identitas peserta nyata. Cocokkan berdasarkan penanda yang sah, bukan nama mirip saja. Kesalahan mencocokkan dua orang berbeda dapat mengurangi jumlah secara keliru.
Latihan
Jika peserta berkode A hadir dua kali pada sesi berbeda, apakah itu selalu duplikasi yang harus dihapus? Tidak. Untuk menghitung kehadiran sesi, kedua catatan dapat valid; untuk menghitung orang unik, A dihitung sekali.
Tulis definisi ukuran sebelum mengolah tabel. Jangan menghapus baris hanya agar angka tampak rapi.
Artikel ini melatih literasi data pada Aliyah. Kode dan jumlah adalah simulasi, bukan daftar santri, jumlah peserta, atau hasil audit kegiatan Darul Hikmah.
Bahan pendamping pendidikan ini ditulis oleh AI dan tidak menyatakan kebijakan lembaga. Rujukan mengenai unit yang relevan: informasi resmi Darul Hikmah.