Kutipan hadis memerlukan ketelitian teks dan rujukan. Pelajar sebaiknya menggunakan bahan yang telah diarahkan guru, terutama ketika belum mempunyai kemampuan menilai riwayat.

Periksa sumber asal

Catat kitab atau rujukan yang digunakan, bagian yang relevan, dan keterangan yang diberikan pengajar. Gambar beredar tanpa asal belum cukup untuk memastikan kutipan. Jangan menciptakan nomor hadis ketika sumber tidak menyediakannya.

Bedakan teks dan terjemahan

Salin keduanya dengan label yang jelas. Jika memakai penjelasan guru atau ringkasan pribadi, pisahkan dari kutipan. Jangan menyambungkan uraian tambahan seolah-olah bagian dari teks hadis.

Tanyakan hal di luar kemampuan

Penilaian derajat, konteks, dan penerapan membutuhkan pembahasan yang sesuai. Bila belum dipahami, jangan menambahkan klaim sahih atau kesimpulan hukum sendiri. Panduan ini tidak menilai hadis tertentu dan tidak menggantikan pengajaran ilmu hadis.

Konteks dan rujukan

Materi latihan umum ini disusun dengan bantuan AI, bukan silabus atau ketentuan resmi. Untuk mengenal program terkait di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Gumantuk, Maduran, Lamongan, baca informasi resmi lembaga.