Kalimat pasif dalam bahasa Arab perlu dibaca sebagai perubahan susunan, bukan sekadar mengganti terjemahan aktif menjadi pasif. Pada pengenalan nahwu, unsur pengganti fa’il disebut naibul fa’il.
Contoh
“Kutiba al-darsu” bermakna sederhana “pelajaran itu ditulis”. Kutiba merupakan bentuk pasif, sedangkan al-darsu menjadi naibul fa’il yang marfu’. Contoh ini tidak menyebut siapa penulisnya.
Bandingkan dengan aktif
Pada “kataba al-ṭālibu al-darsa”, pelaku disebut sebagai al-ṭālibu dan al-darsa menjadi objek. Bandingkan susunan itu dengan contoh pasif di atas. Perhatikan bahwa bentuk fi’il dan fungsi unsur berubah.
Latihan
Ambil contoh aktif-pasif yang sudah dijelaskan guru. Tandai bentuk fi’il, unsur yang menjadi fokus susunan, dan fungsi katanya. Jangan membentuk pasif setiap kata kerja secara bebas dari satu pola; shorof memiliki rincian untuk berbagai bentuk.
Jika hanya menemukan potongan tanpa harakat, perlakukan pembacaan sebagai dugaan yang perlu diperiksa. Artikel ini tidak menetapkan bacaan teks tertentu di luar contoh latihan.
Rujukan konteks pendidikan
Materi edukasi umum ini disusun dengan bantuan AI; bukan silabus atau ketentuan resmi Darul Hikmah. Informasi jalur pendidikan terkait dapat dibaca pada website resmi Darul Hikmah.